Postingan

Menampilkan postingan dengan label Madhes Note

Still miss your born

 Andai hari itu tiba, hari di mana aku bisa melihatmu dengan sempurna, bisa memelukmu penuh kasih dan cinta. Berjuang bersama untuk hadir ke semesta yang penuh cerita indah.  Andai hari itu menyapa, di mana aku dapat berbagi kisah denganmu walau kau belum paham apa yang aku ceritakan.  Aku tahu, Tuhan lebih menyayangimu daripada aku, sebabnya dia mengambilmu lebih dulu.  Aku bersyukur bisa merasakan berjuang bersamamu untuk menjadi perempuan yang seutuhnya walau hanya dalam hitungan bulan, Namun, maafkan diriku yang belum sepenuhnya mampu melepaskanmu, nak.  Semoga, di hari kekal nanti aku dapat melihatmu, memelekmu penuh cinta.  Im sorry, still miss you my little angel son.

Berawal dari Bejo

Oleh: Madhes Ai  Getting Started   Online Business sudah menjadi trend profesi di kalangan masyarakat dari berbagai macam level saat ini tak terkecuali dengan saya pribadi. Saya yang hanya berprofesi tutor di sebuah lembaga bimbel ( pusat bimbingan belajar ) ikut terjun dalam dunia online business. Pada awalnya banyak keraguan yang saya miliki untuk memulai business ini, seperti bagaimana cara memulainya, siapa yang akan menjadi target penjualan produk saya, dan dari mana modalnya. Karena sudah tidak mungkin bagi saya untuk meminta uang dari orang tua. Sekian lama saya selalu memikirkan hal itu bahkan hampir satu tahun saya punya niatan untuk membuka lapak jualan online. Usut punya usut, saya memutar otak saya, yang pertama kali yang harus saya lakukan ialah mendapatkan uang untuk modal. Alhasil dengan modal nekat dan modal pas-pasan saya memulai business online fashion. Singkat cerita, saya mulai jadi reseller dari salah satu grosir fashion yang ada di Bandung. Sebagai...

Jangan Kau Lepaskan Aku

Detak jarum jam mengiringi detak jantung yang makin tak beraturan menandakan ia kembali. Ia berbisa, ia mampu melencengkan fungsi memori bahkan membawa alam bawah sadar nun jauh ke sana. Di saat itulah jiwa yang tandus akan semakin mengering seolah melupakan pemiliknya yang Maha Penyayang. Antar panca indera tak mampu berfungsi satu sama lain. Semuanya memiliki arah yang berlawanan. Bisa saja raga sedang dalam kendaraan, namun hati dan pikiran sudah sampai di tempat ladang uang. Hingga alam sadarpun tak tahu bagaimana ia bisa sampai hotel permata, kejadian apa yang sudah dilalui selama perjalanan tak diketahui. Jika Engkau menakdirkan suratan ini untukku aku rela. Namun, janganlah biarkan ia mengikis keyakinanku terhadap-Mu. Jika Engkau mengujiku dengan goncangan jiwa, aku cinta. Namun, Janganlah Kau jauhkan aku dari-Mu. Janganlah Kau lepaskan aku dari pelukan-Mu.