Postingan

Materi Saja Tidak Cukup!

Oleh: Madhes Ai Apakah anda seorang pengajar? Apa yang anda rasakan selama di atas panggung kelas? Apakah anda pengajar profesional atau sebagai pemula? Secara kasat mata dan lisan menjadi seorang pengajar baik tutor di tempat kursus / bimbingan belajar atau bahkan seorang guru di sekolah terlihat sangat mudah. Mengapa? Tak dapat dielak bahwa banyak yang beranggapan profesi seorang pengajar yang terpenting ialah kita harus mampu menguasai materi yang akan disampaikan. Namun, sebetulnya ada beberapa hal juga yang semestinya kita perhatikan. Pertama, tentu saja kita harus menguasai materi yang akan kita presentasikan kepada siswa. Menguasai materi tidak hanya kita paham akan materi ajar akan tetapi kita juga harus mampu untuk menyampaikannya kepada audiens (siswa/siswi) dengan cara penjelasan yang dapat dipahami oleh siswa. Tak jarang kita temukan, terkadang orang tersebut dalam memahami materi ajar namun juga kesulitan bagaimana cara untuk menyampaikannya pada orang lain. Oleh karen...

Galeri Stylish Education : Pengajar Wajib berActing

Galeri Stylish Education : Pengajar Wajib berActing

Pengajar Wajib berActing

 Oleh: Madhes Ai Profesi seorang pengajar ataupun seorang guru merupakan perofesi yang sangat complecated . Ya, dikatakan complecated , pada dasarnya seorang pengajar merupakan sutradara dari kelas yang akan diajarnya, dimana dia harus mempersiapkan sebuah skenario atau yang kita kenal dengan sebutan Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Dalam skenarion tersebut, pengajar mesti menyeting kegiatan pembelajaran sesuai dengan since ataupun dengan langkah-langkah kegiatan yang disesuaikan durasi, tentunya tidak lepas dari target pencapaian materi pembelajaran. Selain itu juga, hal terpenting yang semestinya dimiliki oleh setiap pengajar ialah kemampuannya untuk melakukan acting . Acting yang dimaksud bukanlah acting seperti yang dilakukan oleh seorang pemain film ataupun seorang bintang sinetron akan tetapi acting di kelas ialah pengajar harus mampu memainkan berbagai peran untuk menguasai kelas. Peran utama dari seorang pengajar ialah dia tentunya sebagai presenter, dima...

Puing-Puing Mimpi

Penglihatanku sudah redup Hati ini sudah tak berdegup Ketika mimpi-mimpi terlintas Walau hanya sepintas Tepatnya bukan mimpi yang dulu selalu digenggam Mereka hanyalah sekawanan puing bingkai legam Tak seharusnya mereka ada Tak seharusnya mereka menyapa Dalam perjalanan langkah Karena mereka tak kan pernah kuraih Meski tubuh bermandikan darah Walau jiwa sudah melemah Mereka hanyalah imaji Yang selalu menemani Di setiap waktu     Hingga aku tak mampu Menghempaskan nafas

Tangisan Matahari

Di tengah keramaian menyelinap rindu Menelusuri relung hati yang tengah berkabung Keinginan kuat untuk bertemu Dengan dia yang tak pernah lekang Menyebut namaku di setiap lantunan doa Namun, waktu tak berpihak Pada hati yang telah cekung Karenan tangis menahan rindu Ibu Di sini aku sendiri Tenggelam dalam kesepian Terbelenggu oleh kebencian Amarah yang sejak lama kusimpan sendiri Menghancurkan seluruh mimpi-mimpi Yang dulu kurancang dengan segenap hati Ibu Kala mataku terpejam Air mataku terus mengalir Qalbuku tak pernah terjaga Meski malam tengah mencekam Saat mataku terjaga Aku berteriak penuh dendam Kata-kata tak bernilai Mengalir begitu saja tanpa ada pertimbangan Ibu Kadang aku membencimu amat sangat Kadang kala aku merindukanmu tiada tara Hidup apa yang telah Tuhan gariskan Hingga aku berani menghakimi-Nya Bahkan meragukan cintaku kepada-Nya Dan, kini aku tenggelam dalam samudera kebimbangan Untukmu Ibu Kelak aku tak bisa lagi memandang wajahm...

Cinta Ayah

  Oleh: Madhes Ai  Tak pernah terucap kata cinta  Karena bagimu kata tak terlalu bermakna Namun, dalam hatimu terdalam  Sungguh terdapat cinta dan kasih sayang mendalam Cinta yang tak mampu kubalas Meski dengan keringat yang terkuras Kasih yang tak mampu kuberikan Seperti yang kau ulurkan Kau tak pernah ada disampingku Di saat aku merindu Pada dekapan seorang ayah Yang menjadi penawar resah Meski begitu Aku tahu Kau habiskan waktumu dengan seluruh jiwa Untuk kami yang kau cintai

Untukmu, Ibu

  Oleh: Madhes Ai Kian lama kita terpisahkan  Oleh rentangan ruang dan waktu  Kasihmu selali kurindukan  Disetiap hembusan nafasku  Wajahmu selalu terlukiskan  Bahkan, ketika kuakan pejamkan mata  Menghempaskan segalah lelah dan amarah  Kala itu, kurindukan pelukanmu  Juga belaian yang tentramkan jiwa  Sehingga sirnalah keluh kesah  Untukmu, Ibu  Perempuan surgaku  Kelak, saat waktumu telah tiba  Dan, aku tak mampu membuatmu tersenyum  Kumohon, berikanlah maaf untuk anakmu  Yang tak berdaya membuatmu bahagia  Banyak waktu yang kubuang  Untuk menyalahkan akan semua suratan Yang telah digariskan Tuhan  Dan, kulepaskan seluruh kecewa  Pada perempuan yang telah memberiku waktu  Untuk menapaki setiap jengkalan bumi  Dan, kini kuhanya mampu  Melantunkan do'a untukmu  Di setiap sujud dan ruku  Agar Ia menyayangimu  Sebagaimana engkau me...